Energi Ramah Lingkungan dari Sawit Siap Dinikmati Masyarakat Belitung

Nanang Wijayanto
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar saat melakukan kunjungan kerja ke PLTBg Jangkang Belitung, Jumat (15/12/2017) (Foto: iNews.id/NANANG)

Selain itu, kata dia, biogas juga dapat digunakan sama halnya dengan gas alam karena mengandung metana (CH4), baik untuk bahan bakar rumah tangga, bahan bakar kendaraan maupun pembangkit tenaga listrik. Perbedaannya selain mengandung metana, biogas juga mengandung sekitar 40 persen karbondioksida (CO2).

Biogas juga dapat digunakan untuk bahan bakar pembangkit listrik dan bahan bakar lain tanpa menambah karbondioksida pada alam, tetapi justru membakar metana yang dihasilkan alam akibat pembusukan atau digestasi. Metana jika tidak dibakar dan lepas ke udara akan memiliki efek gas rumah kaca 21 kali lebih besar dari karbondioksida.

Oleh karena itu, Arcandra menilai pemanfaatan biogas sebagai bahan bakar bisa membantu mengurangi efek gas rumah kaca dibandingkan menggunakan bahan bakar fosil yang menghasilkan gas karbondioksida dari pembakarannya.

“PLTBg Jangkang Belitung bisa menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar lebih dari 25 ribu ton per tahun. Jumlah itu setara emisi gas rumah kaca yang dihasikan 5.281 mobil penumpang per tahun dari 2,81 juta liter konsumsi BBM,” ujarnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
1 hari lalu

PLN Garap Panas Bumi Jadi Listrik 45 MW di Lampung-Sulut, Gandeng Pertamina

20 jam lalu

Anggaran Subsidi Energi Naik Jadi Rp272,9 Triliun di RAPBN 2027, ESDM Ungkap Penyebabnya

21 hari lalu

Pemerintah Pulihkan Kapasitas PLTP Sarulla ke 330 MW, Siapkan Investasi Rp4,8 Triliun

25 hari lalu

Prabowo Prioritaskan Akses Listrik Desa, Proyek PLTS 100 GW Segera Dimulai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal