Erick Thohir Bakal Buka Kasus Korupsi Terselubung di PTPN

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN Erick Thohir bakal buka kasus korupsi terselubung di PTPN . (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, utang yang dimiliki holding BUMN Perkebunan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III sebesar Rp43 triliun disebabkan karena adanya korupsi terselubung. Dia menegaskan, akan membuka kasus tersebut. 

Saat ini, pemegang saham tengah memfasilitasi restrukturisasi utang PTPN III dengan 50 kreditor, baik dalam maupun luar negeri. Adapun skemanya berupa kesepakatan interkreditor atau Intercreditor Agreement (ICA) dengan seluruh anggota kreditor sindikasi dolar AS serta SMBC Singapore sebagai agen.

"Ketika PTPN punya utang Rp43 triliun dan ini merupakan penyakit lama yang kita sudah tahu dan ini suatu yang saya rasa korupsi terselubung, yang memang harus dibuka dan dituntut yang melakukan ini," kata Erick saat rapat kerja bersama Komisi VI DPR, Rabu (22/9/202). 

Dia mengingatkan, restrukturisasi utang BUMN tidak sekadar memanjangkan cicilan bunga bank, namun ditransformasikan melalui refocusing ke program atau proyek yang mendatangkan profit bagi perusahaan.

"Setelah restrukturisasi PTPN harus melakukan efisiensi yang besar-besaran terhadap operasionalnya. Lalu kedua, corporate action. Corporate action di situ salah satu, memang dituntut. Kita inisiasi tadi, selain efisiensi, peningkatan daripada produksinya," ujarnya. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
22 jam lalu

3 Kali Absen, Eks Menhub Budi Karya Kembali Dipanggil KPK

All Sport
3 hari lalu

Susi Susanti Soroti Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing, Dukung Langkah Erick Thohir Lindungi Atlet

Nasional
4 hari lalu

KPK Segera Panggil Suami dan Anak Fadia Arafiq terkait Aliran Uang Korupsi Pengadaan Outsourcing

Seleb
5 hari lalu

Fadia Arafiq Tersangka Korupsi, Fairuz A Rafiq Tetap Dukung Kakak Tercinta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal