Erick Thohir: BUMN Sakit, Tak Bermanfaat bagi Rakyat Disuntik PMN Hamburkan Uang Negara

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN Erick Thohir sebut BUMN sakit yang tak bermanfaat bagi rakyat disuntik PMN hamburkan uang negara . (Foto: Ist)

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan, 68 persen BUMN berpotensi bangkrut. Untuk membantu kinerjanya, pemerintah pun memberikan PMM kepada sejumlah perusahaan pelat merah itu.

Dari data Kementerian Keuangan (Kemenkeu), jumlah utang BUMN penerima suntikan dana APBN di atas rata-rata 55 persen. Sementara itu, 40 persen BUMN penerima PMN juga mencatat kerugian.

Dari arsip pemberitaan MNC Portal Indonesia (MPI), utang keseluruhan BUMN hingga September 2020 mencapai Rp1.682 triliun. Tren kenaikan utang perseroan terjadi dalam beberapa tahun terakhir. 

Pada 2020, kenaikan signifikan terjadi karena BUMN kekurangan dana operasionalnya untuk menggenjot sejumlah program, salah satunya adalah anggaran BUMN Karya untuk pembangunan infrastruktur.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Danantara Resmi Merger 4 Perusahaan Aset Manajemen, Jadi yang Terbesar di Indonesia

57 tahun lalu

Respons Qodari soal Heboh Pengangkatan Sejumlah Tokoh Jadi Komisaris BUMN

57 tahun lalu

Pemerintah Pangkas 240 BUMN, Tekan Biaya Operasional hingga Tingkatkan Produktivitas

57 tahun lalu

Danantara Ungkap Dugaan Penyimpangan di PT Pos Indonesia usai Dirut Mundur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal