Erick Thohir: Penugasan di BUMN Itu Tends to Corrupt, Makanya Kita Ubah Sekarang

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN Erick Thohir Erick Thohir mengatakan, penugasan di BUMN itu tends to corrupt, makanya diubah sekarang.  (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

JAKARTA, Inews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengakui penugasan yang diberikan pemerintah kepada perusahaan pelat merah memiliki kecenderungan korupsi. Karena itu, Erick mengusulkan seluruh penugasan perseroan harus disepakati tiga menteri. 

"Saya tidak menutup mata, penugasan-penugasan di BUMN itu tends to corrupt, makanya kita ubah sekarang. Seluruh penugasan di BUMN harus disepakati tiga menteri, menteri yang menugaskan, menteri BUMN, dan menteri keuangan," kata dia dalam video pendek yang diunggah dalam akunnya di Instagram, dikutip Kamis (6/10/2022). 

Dia menejelaskan, dalam proses penugasan, kementerian yang memberi penugasan harus memberikan anggaran kepada perusahaan tersebut. Dengan catatan, kementerian itu memiliki anggaran cukup.

Jika kementerian yang memberi penugasan tidak memiliki anggaran, maka diperlukan dana BUMN. Dana yang dimaksud berupa government injection atau suntikan dana negara melalui Penyertaan Modal Negara (PMN). 

"Karena ini korporasi opsinya dua, kalau tidak feasible, government injection, yang namanya PMN," ujar Erick. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
7 hari lalu

KPK Serahkan Kajian Cegah Korupsi di Parpol ke Prabowo, Ada Usulan Revisi UU Pemilu

Nasional
8 hari lalu

Tersangka Korupsi Antam Siman Bahar Meninggal, KPK Terbitkan SP3

Nasional
9 hari lalu

JPU Tuntut 3 Terdakwa Kasus Minyak Mentah 8 hingga 14 Tahun Penjara

Nasional
10 hari lalu

Kejagung Periksa 15 Saksi terkait Kasus Korupsi Nikel yang Jerat Ketua Ombudsman

Nasional
10 hari lalu

Kejagung bakal Lelang 400 Barang Sitaan, Perhiasan hingga Mobil Mewah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal