Erick Thohir menargetkan maskapai Pelita Air Service menerbangkan 20 pesawat pada pertengahan 2023. (Foto: Dok. Pelita Air)
Antara

JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menargetkan maskapai Pelita Air Service menerbangkan 20 pesawat pada pertengahan 2023. Sepanjang tahun ini maskapai diharapkan bisa menerbangkan sebanyak delapan pesawat.

"Insya Allah tahun ini bisa menerbangkan delapan pesawat, dan nanti pada pertengahan tahun depan bisa 20 pesawat," ujar Erick dalam Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR dikutip dari Antara, Rabu (24/8/2022).

Erick menambahkan, memang tentu mekanisme dari dunia usahanya membutuhkan jumlah pesawat, hal ini yang coba didorong oleh Kementerian BUMN.

Kementerian BUMN sendiri telah memberanikan diri untuk menerbangkan Pelita Air Service hanya dengan total tiga pesawat.

Sebelumnya, Erick menyampaikan, Pelita Air disiapkan untuk target penumpang milenial yang merupakan mayoritas penduduk Indonesia.

Konsep dan target yang dibangun Pelita Air sengaja dibuat berbeda dengan maskapai yang sudah ada. Pelita Air akan terus menambah pesawat, dengan konsep-konsep kekinian. Bagaimana mereka punya layanan dalam arti lebih simpel, dalam penyediaan makanan maupun entertaiment flight-nya juga menarik.

Dia berpesan agar Pelita Air dan maskapai lainnya untuk saling menunjang untuk kebutuhan seluruh masyarakat Indonesia.

Kehadiran Pelita Air merupakan bentuk intervensi pemerintah dalam mewujudkan keseimbangan ekonomi di industri pesawat terbang Tanah Air, terlebih dengan melonjaknya harga tiket pesawat saat ini.

Erick menyampaikan harapan besar dari pemerintah kepada Pelita Air untuk menjadi paradigma baru industri penerbangan Indonesia.

Dia meminta dan mengharuskan Pelita Air menjadi salah satu tulang punggung pembangunan industri penerbangan domestik. Pelita Air harus menjadi bagian dalam menyehatkan industri pesawat terbang di Indonesia.



Editor : Aditya Pratama

BERITA TERKAIT