Fakta-fakta Krisis Minyak Goreng, Harga Meroket Hingga Langka

Oktiani Endarwati
Ilustrasi minyak goreng yang dijual di pasar tradisional. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Krisis minyak goreng menjadi perbincangan hangat di masyarakat beberapa hari terakhir. Setelah harga minyak goreng melonjak tinggi dalam beberapa bulan, kini terjadi kelangkaan minyak goreng di sejumlah tempat.

Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI), Sahat Sinaga, mengatakan ada beberapa penyebab harga minyak goreng meningkat. 

Pertama, peningkatan harga CPO. Meski Indonesia merupakan penghasil sawit terbesar, namun harga ditentukan oleh mekanisme pasar dunia. Sehingga apabila terjadi kenaikan harga CPO internasional maka harga dalam negeri akan ikut meningkat.

Menurut dia, produksi minyak goreng di Indonesia memang masih bergantung pada harga CPO dunia. Dalam operasional industri minyak goreng, beban biaya CPO berkisar 65-70 persen dari harga pabrik minyak goreng. 

"Sisanya biaya transport, produksi, kemasan, dan lainnya," ujar Sahat, baru-baru ini.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kebijakan Biodiesel B50 Berlaku 1 Juli, Harga Solar Dipastikan Tetap

57 tahun lalu

Daftar Harga Pangan 17 Juni 2026, Beras hingga Cabai Rawit Merah Naik

57 tahun lalu

PT DKI Tetap Hukum Advokat Ariyanto 16 Tahun Penjara, Uang Pengganti Jadi Rp21 Miliar

57 tahun lalu

Satgas Pangan Endus Indikasi Kartel di Balik Harga TBS Sawit Anjlok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal