Gara-Gara Corona, Airbus dan Boeing Kompak Tak Bagi-Bagi Dividen

Rahmat Fiansyah
Pesawat Boeing 787 Dreamliner. (Foto: AFP)

Sementara pabrikan pesawat AS, Boeing sebelumnya telah melakukan hal serupa dengan menahan dividen sekaligus pembelian saham (buyback). Langkah itu diambil untuk mengamankan kas di tengah wabah Covid-19.

Boeing yang menebar dividen 4,6 miliar dolar AS pada tahun lalu memutuskan untuk tidak membagikan dividen tahun ini. Perusahaan itu membutuhkan likuditas sedikitnya 60 miliar dolar AS untuk bertahan.

"Boeing akan menggunakan semua sumber daya yang ada untuk menjaga operasional, mendukung tenaga kerja dan pelanggan, serta rantai pasok demi melewati krisis Covid-19 dan rencana jangka panjang perusahaan," kata David Calhoun, CEO Boeing.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
7 hari lalu

Rekor Penerbangan Terpanjang, Pesawat Airbus A350 Terbang 24 Jam Nonstop Australia-Prancis

28 hari lalu

Pertamina dan Boeing Jajaki Peluang Pengembangan Ekosistem SAF Indonesia

2 bulan lalu

Spesifikasi Pesawat Pengebom B-52 AS yang Jatuh Tak Berbekas, Dijuluki Bongsor Jelek dan Gendut

2 bulan lalu

Danantara Kaji Perusahaan Leasing untuk Beli 50 Pesawat Boeing: Cari yang Paling Menguntungkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal