Gara-gara RI Setop Ekspor Bahan Mentah, Jokowi Sebut Negara Maju Ngamuk

Dita Angga
Presiden Jokowi mengatakan, negara maju gamuk karena Indonesia menyetop ekspor bahan mentah. (Foto: Istimewa)

Jokowi menuturkan, langkah ini harus diambil dengan penuh keberanian. Dia bercerita, saat G20 di Glasgow, Indonesia dengan berani menolak menandatangani kesepakatan tentang rantai pasokan global atau global supply chain.

“Saya pikir ini bagus, kita ikut. Begitu baca, waduh kita disuruh ekspor bahan mentah lagi. Begitu mau masuk ke ruangan, ndak-ndak kita ndak ikut. Semuanya bubar enggak jadi yang namanya ini. Hanya gara-gara kita ndak mau tandatangan, semuanya jadi buyar lagi. Karena saya tahu, sebenarnya yang diincar hanya kita saja,” tutur Jokowi.

Dia pun tidak keberatan jika akan digugat di WTO. Menurutnya, jika tidak berani menolak, Indonesia tidak akan pernah berhenti mengekspor bahan mentah.

"Kalau kita enggak berani nyoba, kapan kita akan melakukan hilirisasi, kapan kita akan melakukan setop kirim raw material. Sampai kapan pun kita hanya menjadi negara pengekspor bahan mentah. Padahal kalau kita jadikan barang jadi, bisa 10x lipat added value-nya,” kata dia.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
2 hari lalu

Bahlil Pastikan 60% Gas Blok Masela untuk RI, Ekspor Maksimal Hanya 40%

5 hari lalu

Gugatan Bonatua soal Ijazah Jokowi di PTUN Dicabut, Ini Alasannya

8 hari lalu

Jokowi Kenang Sosok Eks Mendag Rachmat Gobel: Menteri yang Kerja Keras

10 hari lalu

Tiba di Pengadilan Jakarta Timur, Dokter Tifa Siap Bacakan Eksepsi 37 Halaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal