Gojek hingga Tokopedia Diminta Segera Melantai di Bursa

Isna Rifka Sri Rahayu
Ilustrasi (Foto: iNews.id/Yudistiro)

Dengan demikian diperlukan pengaturan supaya perusahaan-perusahaan tersebut dapat mengkapitalisasikan aset program menjadi modal. Pengaturan tersebut akan dituangkan dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) hasil rancangan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI).

"Dengan IAI masih belum keluar. Kalau keluar maka mereka begitu jadi, mereka bisa bikin PT. Ini (bikin PT) kan mahal. Kalau itu sudah keluar akan banyak bersaing," tuturnya.

Ia berharap pada tahun depan PSAK tersebut bisa keluar. Sebab, ditargetkan IAI akan selesai pada bulan keempat 2018. Hal ini dilakukan agar kelima perusahaan yang berpotensi dari 42 perusahaan bisa segera melakukan IPO.

"Sudah 42 terdaftar saya lihat ada lima punya potensi, kalau ini bisa keluar mereka bisa segera dapat modal," ucapnya.

Saat ini di sepanjang 2017 sudah ada dua perusahaan startup yang melakukan IPO di BEI, yaitu PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) dan PT M Cash Integrasi (MCI). Diperkirakan akan ada dua perusahaan lagi yang akan IPO di tahun depan.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Keuangan
5 hari lalu

Hari Terakhir Perdagangan 2025, IHSG Ditutup Menguat ke 8.646 

Keuangan
5 hari lalu

IHSG Sentuh Rekor Tertinggi 24 Kali Sepanjang 2025, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp16.000 Triliun

Keuangan
10 hari lalu

Deretan 10 Saham Top Gainers Sepekan, Ada yang Naik 94 Persen

Keuangan
11 hari lalu

IHSG Sepekan Melemah 0,83 Persen, Kapitalisasi pasar Turun Jadi Rp15.603 Triliun 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal