Hadapi Brexit, Produsen Mobil Inggris Siap Rogoh Kocek Rp13,7 Triliun

Djairan
Perusahaan pembuat mobil di Inggris menggelontrokan hingga 735 juta pound (Rp13,7 triliun) untuk bersiap menghadapi Brexit. (Foto: AFP)

LONDON, iNews.id - Perusahaan pembuat mobil di Inggris menggelontrokan hingga 735 juta pound (Rp13,7 triliun) untuk bersiap menghadapi Brexit yang tampaknya berujung tanpa kesepakatan. Perusahaan memprediksi kerugian berujung bangkrut jika negosiator Inggris tidak kunjung menyepakati perdagangan dengan Uni Eropa (UE).

Diketahui masa transisi Brexit, di mana Inggris tetap mengikuti aturan perdagangan UE, akan berakhir pada 31 Desember. Dengan kurang dari delapan minggu tersisa, Asosiasi Produsen dan Pedagang Motor Inggris (SMMT) mengatakan, pembuat mobil di Inggris butuh dana banyak untuk mempersiapkan regulasi baru bea cukai dan penyimpanan suku cadang.

SMMT mengatakan, keluar dari aturan UE tanpa kesepakatan dagang dapat merugikan sektor tersebut hingga 47 miliar pound (Rp875 triliun) pada perdagangan mobil dan van dalam lima tahun ke depan. SMMT telah mengajukan permintaan kepada negosiator, termasuk masa tenggang satu tahun untuk menyelesaikan kesepakatan dengan pemasok.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Music
8 hari lalu

The Changcuters Tur Inggris April 2026, Hijrah ke London Jadi Kenyataan!

Internasional
10 hari lalu

Skandal Jeffrey Epstein Guncang Inggris, Pangeran Andrew Dituduh Bocorkan Rahasia Negara

Nasional
22 hari lalu

Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Pembangunan 10 Kampus Kerja Sama RI-Inggris

Nasional
23 hari lalu

Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Progres Kerja Sama Pendidikan RI–Inggris

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal