“Memang tidak boleh PD (Percaya Diri) berlebihan, tapi saya optimis, kita bisa menjaga pangan lebih dari 280 juta jiwa masyarakat Indonesia secara baik, kita bisa bersama-sama melewati ini,” ungkap Syahrul.
Dia juga meminta pemerintah daerah (Pemda) memetakan wilayah-wilayah yang berpotensi kekurangan air untuk menghadapi ancaman El-Nino yang berdampak pada kekeringan.
Mentan menjelaskan, El-Nino bisa berdampak buruk terhadap ketahanan pangan nasional, sebab ketersediaan air yang tidak cukup akan berpotensi menurunkan produktivitas pertanian.
Menurut dia, semua daerah harus memetakan mana wilayah merah, kuning dan hijau terkait ketersediaan air. Untuk daerah hijau yang airnya masih lebih dari cukup, harus didukung maksimal disitu. Untuk daerah kuning, yang airnya cukup, akan diintervensi melalui irigasi, mekanisasi, varietas unggul.
"Untuk daerah merah, pemerintah daerah dapat mendorong daerah ini menjadi lumbung-lumbung pangan,” kata Mentan.