Harga Minyak Mentah Bisa Meroket 20 Dolar AS jika Fasilitas Produksi Iran Terganggu

Aditya Pratama
Goldman Sachs memprediksi harga minyak mentah bisa melonjak 20 dolar AS per barel jika produksi Iran terganggu akibat ketegangan Timur Tengah makin memanas. (Foto: Freepik)

NEW YORK, iNews.id - Goldman Sachs memprediksi harga minyak mentah bisa melonjak 20 dolar AS per barel jika produksi Iran terganggu akibat ketegangan Timur Tengah makin memanas. Pada perdagangan minggu lalu, Brent naik lebih dari 8 persen, sementara West Texas Intermediate (WTI) meningkat 9,1 persen.

Mengutip CNBC International, kenaikan harga komoditas tersebut karena kekhawatiran Israel dapat menyerang fasilitas produksi minyak Iran sebagai balasan atas serangan rudal Teheran pada pekan lalu. 

"Jika Anda melihat penurunan berkelanjutan sebesar 1 juta barel per hari dalam produksi Iran, maka Anda akan melihat peningkatan puncak harga minyak tahun depan sekitar 20 dolar AS per barel," ucap Kepala Penelitian Komoditas Global Goldman Sachs, Daan Struyven dikutip, Senin (7/10/2024).

Struyven menambahkan, kenaikan ini dengan asumsi bahwa produksi minyak OPEC+ masih menahan diri untuk tidak meningkatkan produksinya. 

"Jika anggota utama OPEC+ seperti Arab Saudi dan UEA mengimbangi sebagian kekurangan produksi, pasar minyak dapat mengalami peningkatan yang lebih kecil, yakni sedikit di bawah 10 dolar AS per barel," katanya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 hari lalu

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Strategis usai Serangan Drone dari Irak

2 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

3 hari lalu

Netanyahu Sebut Iran di Ambang Keruntuhan, Benarkah Kekuasaan Mojtaba Khamenei Goyah?

3 hari lalu

Prancis dan Kanada Ikut Tekan Israel, Netanyahu Siapkan Balasan Diplomatik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal