Harga Minyak Mentah Bisa Meroket 20 Dolar AS jika Fasilitas Produksi Iran Terganggu

Aditya Pratama
Goldman Sachs memprediksi harga minyak mentah bisa melonjak 20 dolar AS per barel jika produksi Iran terganggu akibat ketegangan Timur Tengah makin memanas. (Foto: Freepik)

Jika Israel menyerang industri minyak Iran, gangguan pasokan di Selat Hormuz akan menjadi perhatian.

Sebelumnya, Iran mengancam akan mengganggu jalur pengiriman melalui Selat Hormuz jika sektor minyaknya terkena dampak.

Badan Informasi Energi AS mencatat, selat antara Oman dan Iran merupakan jalur penting yang dilalui sekitar seperlima dari produksi minyak harian dunia. Jalur air yang penting secara strategis ini menghubungkan produsen minyak mentah di Timur Tengah dengan pasar global utama.

Meskipun beberapa analis industri percaya bahwa OPEC+ memiliki kapasitas cadangan yang cukup untuk mengkompensasi gangguan ekspor Iran jika Israel menargetkan infrastruktur minyaknya, kapasitas cadangan minyak dunia sebagian besar masih terkonsentrasi di Timur Tengah, terutama di antara negara-negara Teluk. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 hari lalu

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Strategis usai Serangan Drone dari Irak

3 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

3 hari lalu

Netanyahu Sebut Iran di Ambang Keruntuhan, Benarkah Kekuasaan Mojtaba Khamenei Goyah?

3 hari lalu

Prancis dan Kanada Ikut Tekan Israel, Netanyahu Siapkan Balasan Diplomatik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal