Harga Minyak Mentah Melemah Dipicu Kemungkinan Kenaikan Suku Bunga The Fed

Aditya Pratama
Harga minyak mentah turun lebih dari 1 dolar AS per barel pada akhir perdagangan, Rabu (10/5/2023) waktu setempat. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Harga minyak mentah turun lebih dari 1 dolar AS per barel pada akhir perdagangan, Rabu (10/5/2023) waktu setempat. Penurunan ini mengakhiri reli tiga hari karena kemungkinan bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (The Fed) meningkatkan suku bunga lebih lanjut.

Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Juli melemah 1,03 dolar AS atau 1,3 persen menjadi 76,41 dolar AS per barel. Sementara, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 1,15 dolar AS atau 1,6 persen menjadi 72,56 dolar AS per barel.

Harga konsumen AS naik pada bulan April berpotensi meningkatkan kemungkinan bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga yang lebih tinggi. Naiknya suku bunga global telah membebani harga minyak dalam beberapa bulan terakhir. 

"Harga minyak tertekan oleh kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi terkait dengan krisis perbankan dan kelemahan musiman normal selama musim semi karena permintaan energi moderat," ujar CEO Infrastructure Capital Management, Jay Hatfield dikutip, Kamis (11/5/2023).

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Makro
17 hari lalu

BI Dinilai Perlu Tahan Suku Bunga di 4,75 Persen, Ini Alasannya

Makro
1 bulan lalu

BPS Catat Inflasi November 0,17 Persen, Harga Pangan Stabil Jelang Akhir Tahun

Nasional
1 bulan lalu

Inflasi RI Tembus 0,17% di November 2025, Dipicu Harga Emas Perhiasan

Nasional
1 bulan lalu

Lapor ke Prabowo, Mendagri Tito Pastikan Inflasi Terkendali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal