Harga Minyak Mentah Melesat 4 Persen dalam Sepekan Didorong Pertumbuhan Permintaan

Aditya Pratama
Harga minyak mentah ditutup melemah pada perdagangan hari Jumat, tetapi naik 4 persen dalam sepekan. (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id - Harga minyak mentah ditutup melemah pada perdagangan hari Jumat karena memburuknya sentimen konsumen Amerika Serikat (AS). Namun secara mingguan, harga komoditas tersebut naik 4 persen karena investor mempertimbangkan perkiraan kuatnya permintaan minyak mentah dan bahan bakar pada tahun ini.

Mengutip Reuters, minyak mentah berjangka Brent turun 13 sen menjadi 82,62 dolar AS per barel, sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 17 sen menjadi 78,54 dolar AS per barel. Brent dan WTI naik hampir 4 persen dalam seminggu sekaligus kenaikan persentase mingguan tertinggi sejak April.

Kedua benchmark tersebut tergelincir setelah survei menunjukkan sentimen konsumen AS melemah pada bulan Juni ke level terendah dalam tujuh bulan.

“Data yang dihasilkan jauh lebih rendah dari perkiraan. Itu berarti rata-rata konsumen tidak yakin bahwa situasi ekonomi membaik," kata Direktur Energi Berjangka di Mizuho, Bob Yawger.

Sementara, Badan Informasi Energi (EIA) AS menaikkan sedikit perkiraan pertumbuhan permintaan minyak untuk tahun 2024, dan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) tetap berpegang pada perkiraan pertumbuhan yang relatif kuat sebesar 2,2 juta barel per hari (bph). IEA memangkas perkiraan pertumbuhan permintaan menjadi di bawah 1 juta barel per hari.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
15 hari lalu

Bahlil Ungkap Perbandingan Waktu Impor BBM dari AS dan Timur Tengah: Selisih 20 Hari

Nasional
15 hari lalu

Bahlil Lapor ke Prabowo, 2 Kargo Minyak Mentah dari Singapura Sempat Batal Dikirim ke RI

Buletin
19 hari lalu

Harga Minyak Dunia Meroket, Tembus 100 Dolar AS per Barel!

Nasional
20 hari lalu

Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS Imbas Eskalasi Perang di Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal