Harga Minyak Mentah Melonjak hingga 9 Persen dalam Sepekan Imbas Ketegangan di Timur Tengah

Aditya Pratama
Harga minyak mentah mencapai kenaikan mingguan terbesar lebih dari setahun. Brent naik lebih dari 8 persen, WTI naik 9,1 persen. (Foto: AP)

NEW YORK, iNews.id - Harga minyak mentah menutup akhir pekan dengan kenaikan seiring meningkatnya ancaman perang di seluruh kawasan di Timur Tengah. Harga komoditas ini juga mencapai kenaikan mingguan terbesar lebih dari setahun.

Mengutip Reuters, secara mingguan, minyak mentah Brent naik lebih dari 8 persen, tertinggi dalam seminggu sejak Januari 2023. Sementara, West Texas Intermediate (WITI) AS naik 9,1 persen dari minggu ke minggu, tertinggi sejak Maret 2023.

Harga minyak mentah Brent pada pekan ini berakhir di level 78,05 dolar AS per barel, sementara harga minyak mentah WTI di level 74,38 dolar AS per barel.

Sebelumnya, Israel menyatakan akan menyerang Iran karena meluncurkan rentetan rudal ke wilayahnya pada hari Selasa. Peristiwa tersebut membuat analis minyak memperingatkan klien tentang potensi konsekuensi perang yang lebih luas di Timur Tengah.

Harga minyak melonjak hampir 2 persen selama satu sesi di akhir pekan, namun kembali turun setelah Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan bahwa dirinya mendukung Israel dan akan mempertimbangkan alternatif selain menyerang ladang minyak Iran.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
8 jam lalu

Trump Klaim AL dan AU Iran Sudah Lenyap, Pabrik Senjata Hancur

3 jam lalu

Trump Ingin Hancurkan Iran, Menlu Araghchi: Bakal Gagal, AS Kalah!

11 jam lalu

Trump Ancam Hukum Negara-negara yang Kerja Sama Ekonomi dengan Iran

13 jam lalu

Trump Gelar Perang Ekonomi terhadap Iran, Menlu Araghchi: Pengalihan Isu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal