Harga Minyak Mentah Menguat di Tengah Kenaikan Persediaan AS

Aditya Pratama
Harga minyak mentah menguat pada perdagangan Kamis (28/3/2024) menyusul penurunan dua sesi berturut-turut. (Foto: Reuters)

Selain itu, peningkatan juga didorong tingkat pemanfaatan kilang di AS, yang naik 0,9 poin persentase pada minggu lalu.

Data inflasi yang mengecewakan baru-baru ini menegaskan alasan bagi Federal Reserve (The Fed) AS untuk menunda pemotongan target suku bunga jangka pendeknya. Namun, ini tidak mengesampingkan pemangkasan suku bunga di akhir tahun.

"Pasar sedang berkumpul pada awal bulan Juni untuk melakukan pemotongan suku bunga bagi The Fed dan Bank Sentral Eropa," kata analis JPMorgan dalam sebuah catatan. 

Investor akan mengamati isyarat dari pertemuan Komite Pemantauan Gabungan Kementerian dari kelompok produsen Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) minggu depan di tengah kekhawatiran pasokan atas risiko geopolitik.

OPEC+ kemungkinan tidak akan melakukan perubahan kebijakan produksi minyak sampai pertemuan tingkat menteri penuh pada bulan Juni, namun tanda-tanda anggota tidak mematuhi kuota produksi saat ini akan dipandang sebagai sentimen penguatan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
13 hari lalu

Bahlil Ungkap Perbandingan Waktu Impor BBM dari AS dan Timur Tengah: Selisih 20 Hari

Nasional
13 hari lalu

Bahlil Lapor ke Prabowo, 2 Kargo Minyak Mentah dari Singapura Sempat Batal Dikirim ke RI

Buletin
18 hari lalu

Harga Minyak Dunia Meroket, Tembus 100 Dolar AS per Barel!

Nasional
18 hari lalu

Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS Imbas Eskalasi Perang di Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal