Harga Minyak Mentah Naik 4 Persen dalam Sepekan Didorong Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Aditya Pratama
Kedua patokan harga minyak mentah ditutup naik lebih dari 4 persen pada minggu ini setelah pemangkasan suku bunga The Fed dan penurunan pasokan di AS. (Foto: AP)

"Pasar menyimpulkan bahwa level di bawah $70 dikombinasikan dengan dana lindung nilai yang memegang rekor keyakinan lemah pada harga minyak mentah dan produk bahan bakar yang lebih tinggi akan membutuhkan resesi untuk dibenarkan, risiko yang dibantu oleh pemotongan suku bunga AS minggu ini," ujar Kepala Strategi Komoditas di Saxo Bank, Ole Hansen dikutip, Minggu (22/9/2024).

Pemangkasan suku bunga biasanya meningkatkan aktivitas ekonomi dan permintaan energi. Namun, sejumlah analis khawatir tentang kelemahan di pasar tenaga kerja AS.

"Pemotongan suku bunga AS telah mendukung sentimen risiko, melemahkan dolar, dan mendukung minyak mentah minggu ini," ucap Analis UBS, Giovanni Staunovo. 

"Namun, butuh waktu hingga pemotongan suku bunga mendukung aktivitas ekonomi dan pertumbuhan permintaan minyak," tuturnya.

The Fed memproyeksikan penurunan suku bunga sebesar 50 basis poin pada akhir tahun ini, pemangkasan sebesar satu persen poin tahun depan, dan pengurangan setengah persen poin pada tahun 2026.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
16 jam lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp18.046 per dolar AS

5 hari lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS Pertimbangkan Longgarkan Sanksi Kapal Tanker

6 hari lalu

Harga Minyak Dunia Mendidih di Tengah Memanasnya Konflik Houthi-Arab Saudi

7 hari lalu

Harga Minyak Mentah RI Naik Jadi 112,81 Dolar AS per Barel, Ini Pendorongnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal