Harga Minyak Terjun Bebas, Brent Turun 31,5 Persen

Ranto Rajagukguk
Harga minyak turun tajam. (Foto: AFP)

"Arab Saudi dan Rusia memasuki perang harga minyak yang cenderung terbatas dan taktis," kata Grup Eurasia dalam sebuah catatan.

Arab Saudi telah membuka perang dengan memotong harga jual resminya untuk bulan April dan semua kadar minyak mentah ke semua tujuan sebesar 6-8 dolar AS per barel. Upaya China untuk mengurangi wabah virus korona telah memengaruhi permintaan minyak karena Tiongkok merupakan salah satu importir terbesar.

Penyebaran virus korona juga menyebar ke Italia dan Korea Selatan dan AS. Hal tersebut makin menambah kekhawatiran permintaan minyak yang akan turun tahun ini.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Buletin
20 jam lalu

Kelangkaan Makin Parah! HET Minyakita Naik Bikin Konsumen Menjerit

Nasional
26 hari lalu

Bahlil Ungkap Rencana Bentuk KEK untuk Bangun Gudang Minyak Raksasa

Internasional
26 hari lalu

Harga Minyak Mentah Melonjak usai Trump Tolak Proposal Damai Iran

Nasional
30 hari lalu

Minyak Dunia Bergejolak, Harga Oli Terancam Naik Berkali-kali Lipat

Internasional
1 bulan lalu

OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Minyak 188 Ribu Barel per Hari selama Penutupan Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal