Hasil Tangkapan Nelayan Indonesia Tembus Pasar Kanada, Raup Rp11,429 Miliar

Advenia Elisabeth
Olahan hasil tangkapan nelayan yang dikelola PT Aruna Jaya Nuswantara. (Foto: Istimewa)

Selain nelayan, lanjut Utari, Aruna juga memberdayakan para istri nelayan sebagai pengolah hasil tangkapan di desa mereka. Mereka bertugas membantu mengupas, membersihkan, dan menimbang hasil tangkapan sehingga dapat memiliki pendapatan tambahan.

“Hal ini adalah wujud komitmen Aruna dalam peningkatan ekspor komoditas perikanan demi meningkatkan kesejahteraan nelayan. Aruna menghubungkan nelayan skala kecil ke pasar global melalui inovasi teknologi dengan berfungsi sebagai one-stop-shop aggregator rantai pasok end-to-end,” jelas Utari.

Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Didi Sumedi, mengatakan ekspor Indonesia di masa pandemi ini, justru menunjukkan grafik yang terus meningkat.

Secara bulanan, lanjutnya, ekspor Indonesia pada Oktober 2021 kembali memecahkan rekor tertinggi sepanjang sejarah, yaitu mencapai USD 22,03 miliar. 

Selain itu, dari sisi negara tujuan dan produk ekspor nonmigas, hampir seluruh negara tujuan utama dan seluruh produk utama juga tumbuh positif selama periode Januari-Oktober 2021, termasuk produk perikanan.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Surplus Produksi, Ceker Ayam RI Siap Diekspor ke China

57 tahun lalu

Dolar AS Tembus Rp18.100, Amran: Kita Dorong Ekspor, Termasuk Sawit

57 tahun lalu

Dony Oskaria Jamin Kontrak Ekspor SDA Tetap Berjalan Meski DSI Mulai Beroperasi

57 tahun lalu

Dasco Gelar Rapat Bareng Bahlil hingga Dony Oskaria, Bahas Tata Kelola Ekspor DSI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal