Hati-hati! Penurunan Muka Tanah di Jateng Ternyata Lebih Parah dari Jakarta

Iqbal Dwi Purnama
ilustrasi permukaan tanah di Jateng turun lebih parah daripada di Jakarta (Foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Direktur Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bob Arthur Lombogia mengatakan rencana pembangunan Giant Sea Wall Jakarta - Gresik, Jawa Timur cukup realistis. Hal itu dilihat dari kondisi penurunan muka tanah.

Sebab, menurut Bob kondisi penurunan muka tanah di wilayah pesisir utara Jawa Tengah lebih parah jika dibandingkan dengan kondisi penurunan muka tanah yang ada di Jakarta. Jika penurunan muka tanah di Jakarta 10 cm per tahun, maka di Jawa Tengah bisa 14 cm per tahun.

"Kalau ide untuk ke sana (bangun Giant Sea Wall Jakarta - Gresik), itu satu hal yang rasional juga, karena disana turun juga, jadi Jakarta dan Jawa Tengah itu turunnya parah (permukaan muka tanah)," ujarnya saat dihubungi iNews.id, Senin (23/9/2024). 

Kondisi ini menurutnya akan mengancam wilayah pesisir yang terdampak banjir rob. Sebab jika terus terjadi penurunan muka tanah, maka permukaan air laut akan lebih tinggi dibandingkan dengan daratan.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Buletin
20 jam lalu

Dramatis! Momen Pohon Randu Alas Berusia 250 Tahun di Magelang Ditebang

Megapolitan
14 hari lalu

Pramono Sebut Proyek Giant Sea Wall Jakarta Dimulai September 2026

Nasional
16 hari lalu

BNPB Kerahkan 3 Pesawat untuk Modifikasi Cuaca di Jateng, Atasi Banjir

Nasional
23 hari lalu

Kaesang PSI Sesumbar Jateng Kandang Gajah, Ini Respons PDIP

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal