IHSG Pekan Depan Diprediksi Bergerak Sideways, Ini 3 Pemicunya

Dinar Fitra Maghiszha
IHSG pekan depan diprediksi bergerak sideways dipengaruhi data inflasi Amerika Serikat (AS) dan China. (Foto: dok iNews)

"Ini seharusnya menjadi katalis yang cukup positif (bagi indeks)," ujar Chisty.

Sementara itu, analisis Phintraco Sekuritas menyampaikan indeks komposit berpotensi menguji support di level 6.750-6.760 pada perdagangan Senin (10/4/2023). Hal itu tampak dari indikator Stochastic RSI yang bergerak turun dari overbought area, didukung adanya indikasi deathcross dari indikator MACD. 

Dari dalam negeri, ekonomi nasional masih cukup kondusif. Pelaku pasar akan menantikan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) per Maret 2023. Sedangkan sejumlah sentimen eksternal berupa data makro berpotensi membayangi IHSG, termasuk inflasi AS, China, dan Jerman yang akan dirilis minggu depan.

"Hal ini dipandang dapat menambah kecemasan pasar terhadap arah kebijakan suku bunga acuan global, dan potensi resesi," bunyi analisis Phintraco Sekuritas.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Keuangan
7 jam lalu

IHSG Sore Ini Parkir di Zona Merah, Turun ke 6.971

Bisnis
8 jam lalu

PTPP Fokus Restrukturisasi dan Penguatan Bisnis Konstruksi Sebelum Merger

Keuangan
14 jam lalu

IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat ke 7.001, Mayoritas Saham Berada di Zona Hijau

Keuangan
1 hari lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok, Keluar dari Level 7.000

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal