Impor Beras dari China Batal, Partai Perindo Minta Pemenuhan Stok Nasional Harus Tetap Tersedia

Dimas Choirul
Partai Perindo mendorong pemerintah untuk mengusahakan impor beras dari negara lain untuk mencukupi kebutuhan beras dalam negeri. (Foto: Antara)

"Kalau impor dalam jumlah besar dari China batal, maka caranya impor saja secara eceran, dalam jumlah sedikit tapi dari banyak negara," kata Yerry.

Seperti diberitakan, Pemerintah memutuskan impor beras tahun ini sebanyak 3,5 juta ton. Importasi pertama sebanyak 2 juta ton telah terealisasikan pada awal 2022, kemudian ditambah 1,5 juta ton akhir tahun ini. Impor beras yang dilakukan pemerintah tidak langsung disebar ke masyarakat. Utamanya impor beras untuk Cadangan Beras Pemerintah (CBP). 

CBP sendiri juga berfungsi untuk stabilisasi pasokan dan harga beras yang naik. Seperti saat ini, pemerintah menggunakan CBP untuk operasi pasar karena saat ini harga beras mengalami kenaikan.

"Beras itu kebutuhan pangan utama rakyat. Jadi apa pun caranya, stok beras nasional harus tersedia. Kalau impor dalam jumlah besar dari China batal, maka caranya impor saja secara eceran, dalam jumlah sedikit tapi dari banyak negara," ujar Yerry.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
7 jam lalu

LPG 3 Kg Langka Cekik UMKM, Partai Perindo Minta Koperasi Desa Terlibat Jadi Penyalur Resmi

3 hari lalu

10 Tahun UU Disabilitas, Angkie: Keberhasilan Kebijakan Ditentukan oleh Wujud Nyata Implementasi

5 hari lalu

Partai Perindo DKI Tuntaskan Struktur hingga DPRt, Siap Hadapi Verifikasi Faktual

5 hari lalu

Partai Perindo Desak Audit Merchant QRIS Fiktif, Lindungi UMKM dari Sindikat Judi Online

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal