Indonesia Berpotensi jadi Pusat Energi Bersih Dunia, Program Dekarbonisasi Pertamina Kian Agresif

Suparjo Ramalan
Pertamina gencar jalanakan program dekarbonisasi, ini gerakannya (IG Pertamina)

Pasalnya, Indonesia masih membutuhkan bahan bakar fosil selama dua dekade atau 20 tahun ke depan. Meski demikian, pengembangan bioenergi sebagai strategi unggul pemerintah melalui Pertamina terus digodok untuk mencapai target penurunan emisi gas rumah kaca, sesuai amanah Nationally Determined Contribution (NDC) dan transisi energi menuju Net Zero Emissions (NZE) pada 2060 atau lebih cepat. 

"Karena itu, walaupun Pertamina mulai shifting ke biofuel, mulai shifting menggunakan etanol, tapi mereka tetap melakukan eksplorasi hulu, karena tidak mungkin kita melakukan eksplorasi karena kita butuh fossil fuel sampai dengan dua dekade ke depan, tetap," ucapnya.

Aksi korporasi dengan memproduksi bahan bakar rendah karbon (low carbon fuel) bertujuan menurunkan emisi di sektor transportasi. Tiko menyebut produk BBM hijau (green) yang dihasilkan Pertamina akan diterapkan di bidang transportasi, salah satunya bioavtur yang termasuk dalam klasifikasi sustainable aviation fuel (SAF) berbasis bahan bakar nabati yang akan digunakan oleh seluruh maskapai penerbangan di Tanah Air. 

Baru-baru ini, Pertamina dan PT Garuda Indonesia Tbk, telah merampungkan proses uji coba bioavtur yang memiliki kandungan minyak inti kelapa sawit (J2.4) dan digunakan pada operasional pesawat penerbangan komersial milik emiten bersandi saham GIAA.

"Ada program di Pertamina meningkatkan biofuel dan low carbon fuel, dimana komposisi biofuel ditingkatkan melalui biodiesel yang saat ini sudah B35, kita juga meng-introduce juga bioetanol, Pertamax Green 95 dan juga kedepan sustainable aviation fuel untuk pesawat yang beroperasi di Indonesia," kata dia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
23 jam lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 20 September 2026 di Seluruh Indonesia, Cek Sebelum Bepergian

2 hari lalu

Harga BBM Pertamina 19 September 2026 saat Akhir Pekan, Ini Rinciannya

3 hari lalu

Pertamina Percepat Produksi Migas, Dukung Kemandirian Energi Nasional

3 hari lalu

Kemenkeu Kucurkan Rp331,1 Triliun untuk Bayar Subsidi dan Kompensasi, Naik 52,1 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal