Indonesia Dorong ASEAN Bangun Blok yang Mengutamakan Kemakmuran Bersama

Jeanny Aipassa
Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia (kelima kanan), di ASEAN Investment Area (AIA) Council Meeting ke-26 dalam rangkaian Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN (AEM) ke-55 di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (19/8/2023). (Foto: Antara)

“Contoh perkembangan kehutanan. Ini harus diberikan ruang kepada masing-masing negara untuk menentukan mana yang menjadi prioritas bagi mereka, dan tetap memperhatikan keunggulan-keunggulan komparatif di masing-masing negara,” ujar Bahlil.

Pada 2022, lanjutnya, sebanyak 60 persen investasi asing langsung yang masuk ASEAN hanya dapat dinikmati oleh kurang dari satu persen penduduk ASEAN.

“ASEAN perlu lebih memupuk kolaborasi secara konkret dalam upaya promosi dan fasilitasi investasi agar ASEAN betul-betul menjadi satu komunitas, satu rumah, satu keluarga,” ungkap Bahlil.

Dalam pertemuan yang dihadiri menteri-menteri ekonomi ASEAN itu, Bahlil menjelaskan disepakati pula pembangunan ekosistem energi baru terbarukan untuk menurunkan emisi. Salah satu subsektor energi terbarukan yang disasar adalah pembangunan ekosistem mobil listrik di ASEAN.

“Ini menjadi satu bagian terpenting karena Indonesia sendiri, Malaysia, Vietnam, Thailand hampir semua negara itu sedang mengembangkan ekosistem kendaraan listrik,” tutur Bahlil.

Dia mengungkapkan, investasi di sektor kendaraan listrik di ASEAN melompat hingga 570 persen dan investasi hijau di bidang energi terbarukan naik 240 persen di 2022. Pertumbuhan pesat itu, menandakan bahwa ASEAN sudah sejalan dengan agenda pembangunan global, sekaligus menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang pesat bisa berjalan beriringan dengan upaya pelestarian alam.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Siapkan Kredit Bunga 4 Persen untuk UKM Eksportir, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

57 tahun lalu

Kolaborasi MNC Sekuritas-MNC Bank Tingkatkan Literasi Keuangan dan Perbankan Digital Generasi Muda di UNAS

57 tahun lalu

Bahlil Siapkan CNG 3 Kg jadi Pengganti Elpiji, Siap Diproduksi Juli

57 tahun lalu

Bahlil Ungkap Biang Kerok Harga Gas Industri Naik: Produksi di Jawa Menurun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal