Industri Tekstil di Boyolali Kekurangan Ribuan Pekerja

Ade Miranti Karunia Sari
Kegiatan pengolahan benang dan wol di Akademi Komunitas Tekstil, di Solo, Senin (12/3/2018).

SURAKARTA, iNews.idKementerian Perindustrian memperkirakan kebutuhan tenaga kerja di industri tekstil mencapai 3,5 juta pada tahun ini. Sejumlah sentra industri tekstil pun kekurangan tenaga kerja di tengah masih tingginya jumlah pengangguran secara nasional.

Direktur Jenderal Industri Kimia Tekstil dan Aneka Kemenperin, Achmad Sigit Dwiwahjono mengatakan, sejumlah perusahaan di Jawa Tengah kesulitan mencari tenaga kerja. Salah satunya di Boyolali, Jawa Tengah.

“Di Boyolali ini cari tenaga kerja 5.000 orang saja susahnya setengah mati sehingga Kementerian Perindustrian mendorong percepatan penyiapan SDM khususnya investasi baru di sektor industri tekstil," katanya di Akademi Komunitas Tekstil Surakarta, Senin (12/3/2018).

Sigit mengatakan, kebutuhan tenaga kerja di sektor ini akan semakin besar karena pertumbuhan industri ini mulai pulih. Pada tahun-tahun sebelumnya, industri tekstil tumbuh negatif. Tetapi pada tahun ini, pemerintah menargetkan industri tekstil bisa tumbuh 3,45 persen.

"Jadi, ini merupakan suatu loncatan yang tadinya minus satu, kita mampu tumbuh 3,45 persen. Ini harus kita pertahankan dengan menyiapkan SDM seperti saat ini kita lakukan," ujarnya menambahkan. 

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
2 bulan lalu

Purbaya Sidak Pakaian Impor Ilegal di Cikarang, Ultimatum Importir Thrifting

Nasional
2 bulan lalu

MNC University-Disdik DKI Teken Kerja Sama Penguatan Pendidikan Vokasi di Gebyar Expo SMK 2025 

Nasional
2 bulan lalu

DPR Dukung Purbaya Setop Impor Pakaian Bekas, Angin Segar Industri Tekstil Nasional

Nasional
3 bulan lalu

Angkatan Kerja RI Didominasi Lulusan SD, Pendidikan Vokasi Jadi Prioritas 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal