Ini Alasan Bandara Internasional Bali Utara Perlu Dibangun

Koran SINDO
ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

“Saya kira akan memungkinkan lahirnya wisata baru melalui seaplane yang akan memudahkan konektivitas ke daerah-daerah eksotis. Ini penting kalau melihat permasalahan utama di Ngurah Rai yang sudah overload,” ucap dia.

Saat ini PT BIBU hanya tinggal menunggu penetapan lokasi. Setelah penetapan lokasi (penlok) disetujui, kajian lebih mendalam akan dilakukan dari sisi analisis dan dampak lingkungan.

“Yang kami perlukan saat ini hanya izin penlok. Penlok keluar, kemudian studi amdal. Setelahnya ada masterplan. Kalau disetujui masterplan, kita tinggal membangun dengan target tiga tahun bisa selesai,” kata Tulus.

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan maupun Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman masih belum tegas soal pembangunan Bandara Bali Utara ini. Menteri Per hubungan Budi Karya Sumadi hanya mengatakan, kajian masih terus dilakukan.

“Kami masih mengkaji studinya. Dua sampai tiga bulan ke depan kami umumkan,” ujar dia belum lama ini. Padahal, kajian telah lama dilakukan pihak BIBU. Regulator dalam hal ini Direktorat Udara hanya perlu melakukan asistensi. (Ichsan Amin)

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
18 hari lalu

Pemulihan Bencana Sumatra: 2.277 Jalan Bisa Dilalui, 792 Jembatan Beroperasi Normal

Nasional
27 hari lalu

PTPP Raih Proyek Jembatan Pulau Laut Senilai Rp1,02 Triliun, Perkuat Konektivitas Kalsel

Megapolitan
29 hari lalu

Jasa Marga Lanjutkan Perbaikan Jalan Tol Jakarta-Tangerang, Cek Jadwalnya!

Nasional
30 hari lalu

Anggaran Kementerian PU 2026 Dipangkas Rp12,71 Triliun, Proyek Infrastruktur Terdampak?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal