Ini Alasan Bapanas Naikkan HET Beras Bulog hingga Rp13.500 per Kg

Suparjo Ramalan
ilustrasi beras Bulog (ist)

“Kita bantu keseimbangan harga wajar dari hulu sampai hilir. Kita bantu petani,” tutur dia.

Adapun, kenaikan beras SPHP mengacu pada surat Bapanas Nomor 142/TS/02.02/K/4/2024 tentang Penugasan SPHP Beras tahun 2024.

Harga beras untuk wilayah Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi naik dari Rp10.900 menjadi Rp12.500 per kilogram (Kg).

Dari beleid itu, harga HET beras medium Bulog di wilayah Sumatera lainnya (kecuali Lampung dan Sumatera Selatan), Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Kalimantan juga terkerek naik dari Rp11.300 menjadi Rp13.100. 

Kemudian, HET beras di Maluku dan Papua menjadi Rp13.500 dari harga sebelumnya, yaitu Rp11.800.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
3 hari lalu

Beras Premium Tetap Tersedia, Stok di Pasar Tradisional Memadai

10 hari lalu

Daftar Harga Pangan 23 September 2026, Cabai Merah Keriting hingga Gula Naik 

10 hari lalu

Respons Mendag soal Beras Premium Langka di Ritel Modern, Minta Bulog Tambah Pasokan 

11 hari lalu

Bea Cukai Bongkar Penyelundupan Beras, Suahasil: Menodai Swasembada Pangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal