Ini Alasan BI Koreksi Pertumbuhan Kredit di 2017

Isna Rifka Sri Rahayu
Pengumuman hasil RDG BI yang diputuskan tetap mempertahankan suku bunga acuan di 4,25 persen (Foto: iNews.id/Isna)

Kebijakan ini dimaksudkan untuk mendorong upaya bank dalam meningkatkan fungsi intermediasi. “Bank Indonesia bersama otoritas terkait akan terus berkoordinasi untuk memastikan stabilitas sistem keuangan dapat tetap terjaga guna mendukung momentum pemulihan ekonomi,” kata Gubernur BI Agus Martowardojo.

Pertumbuhan kredit September 2017 tercatat 7,9% (yoy), turun dari bulan sebelumnya 8,3% (yoy). Sementara itu, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada September 2017 tercatat 11,7% (yoy), meningkat dibandingkan bulan sebelumnya 9,6% (yoy).

Namun stabilitas sistem keuangan tetap terjaga terlihat pada rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan yang cukup tinggi pada level 23,0% dan rasio likuiditas (AL/DPK) pada level 22,6% di September 2017. Pada bulan yang sama, rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) berada pada level 2,9% (gross) atau 1,3% (net).

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
20 jam lalu

BI Minta Pasar Tak Panik usai Perry Warjiyo Mundur: Kebijakan Kami Tidak Berubah

22 jam lalu

Destry Damayanti Buka Suara soal Kans Jadi Gubernur BI Gantikan Perry Warjiyo

23 jam lalu

Dipanggil ke Istana, Pjs Gubernur BI Destry Damayanti Ungkap Arahan Prabowo

24 jam lalu

Airlangga Respons Perry Warjiyo Mundur: BI Tetap Jaga Stabilitas Moneter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal