Ilustrasi pembangunan IKN Nusantara. (Foto: dok iNews)
Iqbal Dwi Purnama

JAKARTA, iNews.id - Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara membeberkan ada sejumlah proyek yang ditawarkan ke investor dalam pembangunan tahap pertama di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Menurut Koordinator Tim Informasi dan Komunikasi, Tim Transisi IKN Nusantara, Sidik Pramono, pada tahap pertama pembangunan mayoritas menggunakan dana APBN melalui proses tender, karena yang bakal dibangun pertama adalah kantor-kantor pemerintahan.

Namun demikian, terbuka peluang yang besar untuk Investor masuk dalam pembangunan tahap pertama IKN Nusantara, atau membangun fasilitas penunjang di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Dia mengungkapkan, fasilitas penungjang di KIPP IKN Nusantara yang diharapkan dapat dibangun investor antara lain: 

- Fasilitas rumah sakit internasional
- Fasilitas pendidikan terpadu
- Kawasan perkantoran dan jasa
- Fasilitas mixed use
- Fasilitas komersial niaga, atau
- fasilitas hunian

"Kesempatan untuk berinvestasi di IKN terbuka bagi semua pihak, dari berbagai skala usaha, sepanjang sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Sidik, dalam keterangan, Rabu (24/8/2022).

Dia menjelaskan, pendanaan dari Invetor juga merupakan salah satu konsep pembangunan IKN Nusantara hingga tahun 2045, karena porsi pembiayaan 20 persen dari APBN, dan 80 persen pendanaan non-APBN.

Hal ini juga sejalan dengan konsep pembangunan IKN sampai tahun 2045 yang akan mengoptimalkan pembiayaan yang bersumber dari non-APBN.

"Pemerintah lintas-Kementerian/Lembaga, menyiapkan berbagai skema dan insentif untuk investasi di IKN. Rancangan peraturannya diharapkan dapat disahkan dalam waktu dekat ini," tutur Sidik.


Editor : Jeanny Aipassa

BERITA TERKAIT