Investor Nilai Skema FCA pada Saham Besar Picu Aksi Jual Big Cap Lain

Dinar Fitra Maghiszha
ilustrasi saham (freepik)

Pengamat Pasar Modal Kartika Sutandi menilai saham big cap, seperti PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menjadi salah satu contoh bahwa saat big cap masuk PPK maka memicu aksi jual big cap lain.

“Kalau indeks turun, mereka (asing) ini jualnya bersamaan (basket trade), jadi big cap lain kena. BREN turun, indeks (IHSG) ikut turun, maka all the bank (saham bank big cap) juga kena,” kata Kartika.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, sebelumnya mengatakan mekanisme call auction dibuat agar meredam agresivitas orderbook, terhadap saham-saham yang sedang dipantau regulator.

Bukan kosongan, bursa masih menyediakan Indicative Equilibrium Price (IEP), dan Indicative Equilibrium Volume (IEV) sebagai rujukan investor. Inarno menyebut IEP dan IEV didasarkan pada keseluruhan order yang ada di order book, dengan menghitung harga pada titik equilibrium. 

“Jadi tidak hanya semata-mata melihat harga pada order dengan jumlah besar tersebut ya,” ujar Inarno.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
3 hari lalu

IHSG Akhir Pekan Ditutup Melesat ke 6.036, Nilai Transaksi Tembus Rp12,5 Triliun

3 hari lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Hijau, 275 Saham Melejit

5 hari lalu

Indonesia Buka Peluang Investasi Energi Surya 100 GWp, Investor AS Dibidik

5 hari lalu

IHSG Ditutup Melemah 3 Hari Berturut-turut, Mayoritas Sektor di Zona Merah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal