Iuran Tapera Ramai Kritik, Airlangga: Kurang Sosialisasi

Dinar Fitra Maghiszha
ilustrasi tabungan Tapera tuai kritik. (freepik)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menilai kritikan yang menyasar rencana pemotongan gaji pekerja untuk tabungan perumahan rakyat (Tapera) dikarenakan kurangnya sosialisasi. Menurutnya perlu sosialisasi mendalam terkait hal ini.

Airlangga menjelaskan sosialisasi pelaksanaan Tapera nantinya akan memperjelas pengetahuan masyarakat tekait dengan apa yang didapat dan dirasakan dari program tersebut.

“Jadi memang perlu sosialisasi yang lebih dalam. Kalau sosialisasinya belum masif dan kebijakannya perlu diperjelas, fasilitas yang didapat seperti apa, nanti kita lihat dari sana,” katanya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (30/5/2024).

Dengan penyampaian yang lebih jelas, maka kebijakan yang akan memungut potongan 3 persen dari gaji pekerja ini, kata Airlangga, bisa dirasakan manfaatnya. 

Beberapa yang disebut antara lain pinjaman untuk perumahan baru, dan renovasi. Tingkat suku bunga dalam program Tapera diiatur pada tingkat tertentu.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
7 hari lalu

Menteri Imipas Dalami Peruntukan Rumah Pegawai hingga Fasilitas di Area Lapas Cibinong

9 hari lalu

Kebakaran Hebat di Kebayoran Lama Hanguskan 18 Rumah, Kerugian Ditaksir Rp1,2 Miliar

15 hari lalu

Dua Eks Pejabat Kemenag Akui Beli Rumah hingga Mobil Fortuner Pakai Fee Percepatan Haji

21 hari lalu

KPK Geledah Rumah 3 Wakil Rektor Unsoed, Sita Bukti Titipan Penerimaan Mahasiswa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal