Jelang Lebaran, 2.350 Sapi Hidup Impor dari Australia Mau Masuk RI 

Suparjo Ramalan
ilustrasi impor sapi asal Australia mau masuk RI jelang Lebaran (freepik)

Kendati, jumlah sapi yang langsung disembelih lebih kecil dari yang didatangkan, Frans memperkirakan, penyembelihan 500 ekor sapi hidup mampu memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap konsumsi daging sapi sebanyak 162 ton. 

"Memang kalau kita lihat dari yang bisa disembelih kan tidak banyak, hanya 500 ekor. Jadi hitungan saya itu kurang lebih 162 ton," ucap dia.

"Sebagai perbandingan kalau tidak salah, Jakarta itu butuh sekitar 600 ton, jadi kalau 162 ton itu tadi, bisa 20 sampai 25 persen memenuhi kebutuhan yang ada," kata Frans.

Impor sapi hidupnya dari Australia, kata Frans, memerlukan waktu pengiriman yang relatif singkat, yakni sekitar dua pekan. Sementara impor daging beku berasal dari Brasil yang memerlukan waktu hingga dua bulan untuk tiba di Indonesia. 

Maka dari itu, Frans berharap impor sapi hidup dapat menjaga harga daging sapi yang biasanya mengalami kenaikan signifikan pada H-2 dan H-1 Lebaran.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
7 hari lalu

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk LPG dan Produk Plastik 6 Bulan ke Depan

Nasional
12 hari lalu

Selain Australia, Filipina dan India Minati Pupuk Urea asal Indonesia

Nasional
12 hari lalu

Kepala BGN Klarifikasi soal MBG Butuh 19.000 Sapi per Hari, Ini Penjelasannya

Nasional
14 hari lalu

Bapanas Dorong Optimalisasi DMO Imbas Kenaikan Harga Minyak Goreng di 207 Kabupaten Kota

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal