Kadin dan 31 Dubes Bahas Perluasan Pasar Ekspor, Imbas Perang Tarif

Suparjo Ramalan
Ketua Umum Kadin Anindya Novyan Bakrie menjelaskan pihaknya bersama 31 dubes membahas alternatif pasar ekspor (foto: iNews.id/Suparjo)

“Tadi suatu pertemuan yang bagus sekali. Ada 31 duta besar hadir disini yang akan tentu bertugas di negaranya masing-masing,” ucapnya.

“Saya sangat apresiasi dengan Kemenlu yang bekerja sama dengan Kadin, sehingga kami bisa berbagi sedikit apa yang menjadi kepentingan dunia usaha dalam tugas beliau-beliau di daerah atau di negaranya masing-masing,” tutur dia.

Pria yang akrab disapa Anin ini memastikan bahwa pemerintah dan pelaku usaha tidak tinggal diam. Otoritas terus memperkuat posisi perdagangan Indonesia di pasar global. 

Beberapa langkah yang telah diambil, di antaranya menjadi anggota penuh BRICS sejak 6 Januari 2025. Lalu, upaya Indonesia dalam proses aksesi ke Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

“Tetapi ini tidak tinggal diam, kita mencari alternatif pasar lainnya. Nah itulah alasan Indonesia ingin bergabung dengan BRICS, OECD, dan lain-lain,” ucap Anin.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

Purbaya Siapkan Penerbitan Panda Bond Bulan Depan, Perkuat Pembiayaan hingga Stabilitas Rupiah

Nasional
8 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Rp17.387 per Dolar AS

Internasional
10 jam lalu

Iran Surati FIFA Minta Jaminan Tak Singgung Garda Revolusi saat Piala Dunia

Nasional
11 jam lalu

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, RI Siap Terbitkan Panda Bond di China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal