Kadin Minta Pemerintah Tak Diskriminasi Korporasi dalam Kebijakan Covid-19

Suparjo Ramalan
Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia, Gita Wirjawan. (Foto: Okezone)

Namun, kata dia, korporasi justru dianggap mampu untuk membantu dirinya sendiri untuk melawan dampak virus corona, sehingga tak perlu banyak dibantu.

"Kesalahan parkir logika tersebut sangat riskan dan akan tercermin dalam kelumpuhan daya produksi, daya saing, dan kapasitas peningkatan ruang fiskal di kemudian hari," katanya.

Gita juga menyoroti program restrukturisasi kredit bank-bank BUMN yang mencapai Rp400 triliun. Namun, dana pemerintah yang akan ditempatkan kepada bank-bank jangkar hanya Rp34 triliun. Kebijakan ini dinilai berisiko untuk bank-bank yang ditunjuk sebagai jangkar.

Mantan menteri perdagangan itu juga mengkritisi rendahnya stimulus ekonomi untuk melawan wabah Covid-19. Di saat negara-negara tetangga mengeluarkan lebih dari 10 persen PDB, Indonesia sebagai ekonomi terbesar di ASEAN sejauh ini baru menyiapkan 2,5 persen dari PDB.

"Ini mungkin mencerminkan kurangnya pendalaman mengenai inti permasalahan yang terjadi sekarang ini. Yang lebih penting lagi adalah pendalaman mengenai kemana kita mau arahkan perekonomian kita di kemudian hari," tutur Gita.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
7 hari lalu

Indonesia Komitmen Dorong Ekonomi Halal Jadi Kekuatan Global lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026

Nasional
8 hari lalu

JCCI Studi Banding Program MBG, Kagum Penerima Manfaat Tembus 60 Juta 

Makro
27 hari lalu

Kaleidoskop 2025: Deretan Paket Stimulus Pemerintahan Prabowo untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Nasional
1 bulan lalu

Ketum Kadin Bertemu Menkeu Purbaya, Bahas Peluang Hilirisasi Semikonduktor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal