Kekayaan Bos Baterai Kendaraan Listrik Lenyap Rp177 Triliun dalam Sebulan

Dinar Fitra Maghiszha
Kekayaan Robin Zeng, bos baterai kendaraan listrik lenyap Rp177 triliun dalam sebulan. Foto: Forbes

Sementara itu, Zeng tidak bisa menaikkan harga baterai CATL sesuka hati. Perusahaan ini adalah produsen baterai terbesar di dunia dengan pangsa pasar 35 persen dalam hal penjualan secara global. Pelanggannya termasuk produsen mobil BMW, Geely, dan Tesla.

CATL menghadapi persaingan yang meningkat dari LG Energy Solution di Korea Selatan dengan pangsa pasar 16 persen dan BYD China yang memiliki pangsa pasar 11 persen. Kenaikan harga yang sepenuhnya memperhitungkan biaya meroketnya lithium dapat menakuti pembeli dan berisiko mendorong mereka pindah ke pemasok lain. 

Selain itu, juga bisa membuat mobil menjadi lebih mahal sekitar 7.500 dolar AS. Analis memperkirakan, baterai biasanya menyumbang 30-40 persen dari total biaya produksi kendaraan listrik.

Sementara itu, CATL sebelumnya menyatakan berencana berinvestasi dalam proyek baterai listrik di Indonesia senilai 5,96 miliar dolar AS. Ini dilakukan untuk memperluas jejak global dan memenuhi permintaan kendaraan listrik yang terus meningkat.  

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Nasional
6 hari lalu

Tersangka Kasus Suap, Eks Direktur Penyidikan Bea Cukai Rizal Punya Harta Rp19,73 Miliar

Internasional
7 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
7 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal