Kemenko Marves Beberkan Alasan Penerbitan Aturan Baru TKDN PLTS

Tangguh Yudha
Penerbitan aturan baru TKDN PLTS diharapkan bisa mendapat perluasan akses pendanaan asing, termasuk hibah dan pinjaman untuk transformasi ketenagalistrikan. (Foto: Dok. Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah resmi menerbitkan aturan baru terkait relaksasi pemenuhan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Aturan ini tertuang dalam Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 11 Tahun 2024.

Deputi Bidang Transportasi dan Infrastruktur Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Rachmat Kaimuddin mengungkapkan, terdapat sejumlah alasan yang mendasari lahirnya aturan baru TKDN PLTS.

Pertama, TKDN ketenagalistrikan memiliki banyak tantangan, polemik dan cenderung membingungkan. Selain itu, banyak proyek yang tidak bisa berjalan sebelumnya, khususnya untuk proyek yang dibiayai dari pinjam hibah luar negeri.

"Maka Kementerian Perindustrian dan ESDM bersama stakeholder lainnya bergotong-royong untuk menyelesaikan hal ini. (Kami) sangat bersyukur bahwa sebelum pemerintahan baru kita bisa menyelesaikan tantangan ini,” ucap Rachmat dikutip, Jumat (9/8/2024).

Rachmat menambahkan, dengan penerbitan aturan baru, diharapkan ada perluasan akses pendanaan asing, termasuk hibah dan pinjaman untuk transformasi sektor ketenagalistrikan dan percepatan industri modul surya dalam negeri.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
11 hari lalu

Prabowo Dorong Transisi Energi, Targetkan Bangun 100 Gigawatt Pembangkit Tenaga Surya

Nasional
17 hari lalu

Prabowo Bentuk Satgas Konversi Motor Listrik dan PLTS, Tunjuk Bahlil Jadi Koordinator

Nasional
25 hari lalu

Bos Agrinas Tegaskan Impor 105.000 Mobil Pikap dari India Tak Tabrak Aturan

Nasional
3 bulan lalu

Kemenkop dan Pertamina Luncurkan Percontohan PLTS, Listrik untuk Koperasi Nelayan di Pulau Sembur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal