Kementerian, kata dia, memiliki panduan umum dalam penerimaan mahasiswa baru. Sehingga, semua proses penerimaan mahasiswa baru tahun ini berdasarkan kebijakan Kementan.
Selain itu, registrasi pendaftaran akan dikenakan biaya sebesar Rp150.000 per orang. Hal itu mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) ihwal Penerimaan Negara Bukan Pajak di lingkungan Kementerian Pertanian.
“Untuk berbayar itu berdasarkan Perpres PNBP Kementerian Pertanian, itu besarannya Rp150.000, untuk sekali registrasi,” ucap Idha.
Adapun, pelaksanaan pendaftaran jalur tugas belajar, kerja sama, dan undangan untuk anak petani dan penyuluh dibuka dua gelombang, yaitu gelombang satu pada 19 Februari - 31 Maret 2024, dan gelombang dua pendaftaran dibuka pada 29 April - 9 Juni 2024.
Untuk jalur undangan dari SMK dan jalur umum pendaftaran dibuka pada 26 Februari - 31 Maret 2024, sedangkan untuk jalur prestasi pendaftaran dibuka pada tanggal 20 Mei - 9 Juni tahun yang sama.
“Untuk beasiswa yang kita berikan ini kepada semua mahasiswa dan juga untuk semua proses pembelajaran, sehingga kita mengundang sebanyak-banyaknya para keluarga petani yang memiliki putra atau putri yang ingin disekolahkan untuk menjadi petani milenial dan menjadi penerus pertanian nantinya di seluruh Indonesia,” ujarnya.
“Ini tidak terbatas di daerah atau pulau-pulau kota besar saja, namun juga di daerah terpencil di mana pun bisa mendaftarkan di Polbangtan dan PEPI yang ada di seluruh Indonesia,” kata Idha.