Kenaikan Tarif Listrik, BBM, dan LPG, Pengamat: Pemerintah Harus Hati-hati

Athika Rahma
Ilustrasi kenaikan tarif listrik. (Foto: Ist)

Mamit menjelaskan, kenaikkan tarif PPN 11 persen dan BBM Pertamax sudah cukup menimbulkan gejolak di masyarakat. Hal itu, semakin diperparah dengan kenaikan harga minyak goreng dan kebutuhan pokok lainnua sejak Februari 2022 dan akan semakin tinggi menjelang Idul Fitri.

"Pengeluaran Idul Fitri pastinya akan lebih besar dibandingkan bulan lain. Setelah itu, bulan Juni akan memasuki tahun ajaran baru, dimana ada pengeluaran biaya sekolah anak. Jadi bisa dibayangkan beban yang harus ditanggung jika dilakukan kenaikan dalam waktu dekat," ungkap Mamit

Terkait dengan itu, lanjutnya, pemerintah harus memberi ruang kepada masyarakat untuk meningkatkan ekonomi terlebih dahulu, sebelum menaikkan tarif listrik, BBM dan LGP 3 Kg. Itupun harus dilakukan secara bertahap dan pada momen yang tepat. 

"Jika tidak, saya khawatir akan menimbulkan gejolak di masyarakat, yang justru biaya yang dikeluarkan akan semakin besar," ungkap Mamit.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
12 jam lalu

Pemerintah Siapkan Rp272,9 Triliun untuk Subsidi BBM hingga Elpiji 3 Kg di 2027, Ini Rinciannya

3 hari lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 16 Agustus 2026, Ada yang Naik?

6 hari lalu

Harga BBM Pertamina 13 Agustus 2026 dari Jenis Pertalite hingga Pertamax

7 hari lalu

Harga BBM Pertamina 12 Agustus 2026 Lengkap, Ada yang Turun!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal