Kepala Bapanas Tak Setuju HET Beras Dicabut: Biaya-biayanya Sudah Dihitung

Iqbal Dwi Purnama
Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi bicara soal pencabutan HET. (Foto: MPI/Advenia Elisabeth)

Hal itu yang menurutnya mendasari adanya kenaikan harga beras yang saat ini tengah terjadi dipasar. Sehingga pencabutan HET menurutnya bukan solusi menurunkan harga beras ketika yang bermasalah dari sisi produktivitas petani dalam negeri.

"Padahal kita sudah hitung sama-sama, jadi menurut saya yang harus dibenahi adalah meningkatkan produksi. Kalau harga eceran dicabut atau dinaikan, kemudian akar permasalahan produk produksi tidak pas nanti," tuturnya.

Sebelumnya Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika mengatakan kebijakan HET untuk beras terbukti tidak efektif mengendalikan harga beras di pasar.

Menurut Yeka Pemerintah semestinya mengontrol harga gabah kering yang masuk ke penggilingan. Sebab ketika harga gabah kering itu terjangkau, maka otomatis HPP pun bisa ditekan dan menghasilkan beras murah di pasar.

“Pola kebijakan HET tidak pas menstabilkan harga, beras ini pada intinya masalah suply demand, kalau suply banyak harga bisa turun, kalau beras sedikit harga naik. Ini masalah persoalan produksi, buat apa pakai HET," kata Yeka dalam konferensi pers virtual, (18/9/2023).

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Kabar Baik, Bantuan Pangan Beras dan Minyakita Segera Disalurkan ke 33,2 Juta KPM

Nasional
3 hari lalu

Jelang Puasa, Harga Daging Sapi hingga Beras Naik!

Nasional
3 hari lalu

Serapan Beras Naik 700 Persen di Awal 2026, Pemerintah Buka Peluang Ekspor

Nasional
9 hari lalu

Harga Beras hingga Cabai Keriting Turun 29 Januari 2026, Ini Rinciannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal