Kepala Bapanas Tak Setuju HET Beras Dicabut: Biaya-biayanya Sudah Dihitung

Iqbal Dwi Purnama
Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi bicara soal pencabutan HET. (Foto: MPI/Advenia Elisabeth)

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi mengaku sulit jika harus mencabut ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk beras medium, maupun jenis beras premium.

Menurutnya, HET merupakan salah satu instrumen untuk mengontrol fluktuasi harga beras di pasar modern maupun pasar tradisional. Sehingga ketika HET dicabut justru dikawatirkan akan membuat persoalan baru saat harga beras melonjak tinggi dipasar dan tidak bisa terkontrol.

Ia menjelaskan bahwa HET yang ditetapkan saat ini sudah sesuai dengan perhitungan. Jika tidak ada HET, kata Arif, penentuan tinggi dan rendahnya harga tidak diketahui dari mana.

"Kita tahu HPP biaya-biaya sudah kita hitung sama-sama, bukan hanya badan pangan, ada harga HET Rp13.900 untuk premium, kita sudah tahu, kalau kita cabut kita tahu harganya tinggi atau rendah dari mana?" kata Arief saat ditemui iNewa.id di kantornya, Kamis (5/10/2023).

Lebih lanjut, Arief mengatakan fluktuasi harga beras yang saat ini tengah terjadi di pasar disebabkan oleh faktor produksi dalam negeri yang tengah lesu. Alhasil, penggilingan padi pun banyak yang kesusahan untuk mendapatkan gabah, sekali pun ada gabah punya harga yang lebih mahal.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
12 jam lalu

Daftar Harga Pangan 23 September 2026, Cabai Merah Keriting hingga Gula Naik 

24 jam lalu

Respons Mendag soal Beras Premium Langka di Ritel Modern, Minta Bulog Tambah Pasokan 

1 hari lalu

Bea Cukai Bongkar Penyelundupan Beras, Suahasil: Menodai Swasembada Pangan

1 hari lalu

Bea Cukai Bongkar Penyelundupan Beras-Garam dan Baju Bekas, Nilainya Rp27,3 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal