Ketum ICCN: Pengangguran dan Kemiskinan Masih Muncul di Kawasan Industri

Iqbal Dwi Purnama
Ketua Umum ICCN (Indonesia Creative Cities Network), Fiki Satari, dalam Rakornas ICCN, Rabu (28/9/2022). (Foto: MPI/Iqbal Dwi Purnama)

Oleh sebab itu, bonus demografi merupakan sebuah peluang sekaligus tantangan. Menjadi peluang yang cukup besar untuk pertumbuhan ekonomi nasional, namun bisa menjadi tantangan jika tidak mengolahnya dengan baik.

"Bonus demografi, ini adalah premis, tetapi juga justru banyak negara fail karena tidak bisa mengelolanya," kata Fiki.

"Ketika tidak tidak bisa mengelola SDM-nya, terkait future jobs, future skils, kita tidak bisa memetakan potensi terbesar Indonesia, kemudian akhirnya akan ada 17 juta Pekerjaan yang hilang di tahun 2035," ungkap Fiki.

Selain itu, lanjutnya, perkembangan dunia digital akan menciptakan sekitar 40 juta lapangan kerja baru dan memunculkan potensi ekonomi digital Rp4.500 tirliun.

"Pertanyaannya siapakah yang akan mengisi pekerjaan baru tersebut," kata Fiki.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
23 jam lalu

BPS: Jumlah Pengangguran RI Turun Jadi 7,35 Juta Orang per November 2025

Nasional
24 jam lalu

1,37 Juta Lapangan Kerja Tercipta, Pengangguran RI Turun Jadi 4,74% pada November 2025  

Nasional
4 hari lalu

Prabowo Serukan Elite Bersatu Berantas Kemiskinan: Selamatkan dan Jaga Kekayaan Alam Kita untuk Rakyat

Internasional
5 hari lalu

21% Warga Israel Hidup Miskin, Bertambah akibat Perang Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal