Tull menceritakan masa kecilnya, di mana dia bersama dua adik perempuannya dibesarkan oleh seorang ibu tunggal yang tinggal di bagian utara New York, AS. Untuk membantu ibunya, Tull melakukan berbagai macam pekerjaan pada usia sangat muda, mulai dari menyekop salju hingga memotong rumput
Pada usia 20 tahun, Tull ingin memiliki usaha sendiri dan tidak ingin bekerja untuk orang lain. Adapun bisnis pertamanya pada awal tahun 1990-an adalah bengkel mobil.
Seiring berjalannya waktu, bengkel mobilnya harus gulung tikar, dan beberapa saat setelahnya Tull mendirikan usaha binatu atau tempat laundry.
"Sejak usia muda, saya tahu bahwa saya tidak ingin bekerja untuk orang lain. Mungkin akan menjadi buruk bagi orang itu jika saya melakukannya. Saya ingin memiliki kendali atas nasib saya dan menguji ide-ide dan teori bisnis saya. Saya tidak hanya akan duduk-duduk dan mengeluh, atau memimpikan sesuatu, saya ingin benar-benar melakukannya," kata dia.