Kisah Perempuan Terkaya di Asia, dari IRT Jadi Pengusaha setelah Suami Tewas Kecelakaan

Ikhsan Permana SP
Kisah Savitri Jindal, perempuan terkaya di Asia, dari IRT jadi pengusaha setelah suami tewas kecelakaan. Foto: Twitter Savitri Jindal

Ibu dari sembilan anak itu berusia 55 tahun ketika suaminya meninggal dunia. Kematian suaminya yang tiba-tiba, membuat Savitri mengambil alih peran sebagai pengusaha, politikus, dan aktivis sosial ketika kebanyakan orang pada usia itu berencana pensiun dari tugas profesional maupun rumah tangga. 

Savitri berkomitmen meneruskan nilai-nilai yang telah ditanamkan mendiang suaminya. Terinspirasi oleh pendekatannya yang manusiawi dalam berwirausaha, omzet grup meningkat empat kali lipat setelah dia mengambil alih posisi ketua dan konglomerat itu menetapkan posisi kepemimpinan di berbagai bisnis. Banyak perusahaan grup berekspansi ke luar negeri dengan mengakuisisi tambang di Chili dan Mozambik.

Setelah sukses menjalankan bisnisnya, Savitri memasuki dunia politik untuk mengikuti jejak mendiang suaminya. Dia memperebutkan kursi majelis Hisar Haryana, yang akhirnya dimenangkan dua kali pada 2005 dan 2009. 

Savitri menjadi menteri di pemerintahan Bhupinder Singh Hooda dua kali. Dia menjabat menteri negara pendapatan, penanggulangan bencana, rehabilitasi dan perumahan pada 2006 dan menteri badan lokal perkotaan pada 2013.

Tidak hanya dalam bisnis dan politik, Savitri secara pribadi tertarik pada kegiatan filantropi untuk membantu yang membutuhkan. Dia terlibat dalam membangun sekolah, institusi medis, dan berhasil menjalankannya di bawah Jindal Group.

Savitri terus terlibat dalam mengawasi berbagai program kesejahteraan sosial di bidang pendidikan dan perawatan kesehatan yang diprakarsai oleh pendiri Jindal Group untuk pekerja pabrik mereka dan yang membutuhkan. Dia juga tetap fokus untuk memastikan integritas dan persatuan keluarga di antara anak-anak dan cucu-cucunya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Agrinas: Impor 105.000 Pikap dari India Hemat Anggaran Rp46,5 Triliun

Internasional
6 hari lalu

Pesawat Ambulans Udara Bawa 7 Orang termasuk Pasien Jatuh

Nasional
6 hari lalu

Purbaya Ungkap Impor 105.000 Pikap untuk Kopdes Pakai Dana Desa, Tak Bebani Fiskal

Nasional
6 hari lalu

Respons Agrinas Diminta Tunda Impor 105.000 Pikap dari India: Kami Taat Perintah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal