Zhang Hongchao merupakan pemilik Mixue Ice Cream & Tea, sebuah merek dagang es krim asal China. (Foto: Instagram @mixueindonesia)
Ikhsan Permana SP

JAKARTA, iNews.id - Zhang Hongchao merupakan pemilik Mixue Ice Cream & Tea, sebuah merek dagang es krim asal China. Mixue Ice Cream & Tea telah memiliki lebih dari 10.000 gerai yang tersebar di Negeri Tirai Bambu dan mancanegara. 

Dikutip dari berbagai sumber, di balik kesuksesan Mixue Ice Cream & Tea, terdapat kisah menarik dari sang pendiri. Sebelum membuka usaha, Zhang sempat bekerja paruh waktu di sebuah toko minuman dingin, yang khusus membuat es serut. Dari sanalah dia menemukan peluang bisnis.

Zhang memulai usaha dengan bermodalkan uang sebesar CNY4.000 atau sekitar Rp7 juta yang dipinjam dari neneknya. Zhang yang kala itu masih menjadi mahasiswa memasuki tahun keempat kuliah mulai memberanikan diri untuk membuka bisnis pertamanya.

Selepas kelulusannya dari bangku perkuliahan, dia mendirikan bisnis es serut dengan modal yang terbilang kecil. Namun, hal tersebut tak membuatnya patah semangat dalam memulai kariernya.

Tak hanya es serut, Zhang juga menjual es krim dan smoothies. Dari bisnis tersebut dirinya mampu meraup penghasilan sekitar CNY100 per hari.

Namun, sebagaimana kisah orang sukses lainnya, Zhang sempat terpaksa harus menutup toko esnya karena berbagai permasalahan.

Setelah kegagalan yang didapatinya lantas tak membuat Zhang menyerah. Pada tahun 1999 dia memberanikan diri untuk membuka toko kembali dengan nama toko Mixue Bingcheng (MXBC).

Konsep yang ditawarkan kala itu yakni menjual es krim cone dengan harga murah. Zhang menjual es krim cone dengan harga CNY3  saja atau sekitar Rp6.000. Banyak orang-orang disana yang heran dan akhirnya tertarik untuk membeli es krim cone milik Zhang.

Pada tahun 2007, ambisi Zhang membawanya untuk membuka waralaba. Akhirnya di tahun itu, lusinan toko dibuka dengan cepat di Provinsi Henan, tempat kantor pusat  perusahaannya berada. Bahkan, satu tahun kemudian jumlahnya mencapai 180 gerai. Pada tahun 2008, Mixue Bingcheng secara resmi menjadi sebuah perusahaan.

Tak memerlukan waktu lama, Mixue pun semakin berkembang pesat di China. Kedai es krim tersebut mampu meraup pendapatan sekitar CNY6,5 miliar atau setara Rp14 triliun.

Mengutip dari situs Pandail, pada awal 2021 Mixue diperkirakan mencatatkan pendapatan sebesar CNY20 miliar atau setara Rp43,13 triliun per tahun. 

Zhang pun memutuskan melakukan ekspansi besar-besaran ke berbagai negara seperti Singapura, Vietnam, Malaysia, hingga Indonesia. 



Editor : Aditya Pratama

BERITA TERKAIT