Krisis 737 MAX, Dennis Muilenburg Kehilangan Posisi Chairman Boeing

Rahmat Fiansyah
CEO Boeing, Dennis Muilenburg. (Foto: AFP)

"Pemegang saham memberikan kepercayaan penuh kepada Dennis sebagai CEO dan pembagian kerja ini bisa memberikannya perhatian penuh dalam menjalankan bisnis dengan dewan bisa memainkan peran yang lebih aktif," ujarnya.

Muilenburg mengaku legawa dengan keputusan pemegang saham. Dia berharap bisa lebih fokus mengembalikan 737 MAX sebagai pesawat yang aman bagi penumpang.

Otoritas penerbangan AS juga menghadapi hujan kritik karena berperan memberikan sertifikasi kepada pesawat tersebut. Mereka dinilai terlalu mudah memberikan izin kepada Boeing tanpa meneliti secara cermat.

Penyelidikan terhadap 737 MAX menunjukkan ada masalah pada perangkat lunak pengendali penerbangan. Sistem ini gagal membaca aerodinamika pesawat, sehingga beberapa kali hidung pesawat menukik ke bawah namun dianggap normal. Inilah yang menyebabkan pesawat mengalami kecelakaan fatal.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Spesifikasi Pesawat Pengebom B-52 AS yang Jatuh Tak Berbekas, Dijuluki Bongsor Jelek dan Gendut

57 tahun lalu

Danantara Kaji Perusahaan Leasing untuk Beli 50 Pesawat Boeing: Cari yang Paling Menguntungkan

57 tahun lalu

Danantara Kaji Bentuk Perusahaan Leasing untuk Beli 50 Pesawat Boeing

57 tahun lalu

Boeing Dihukum Bayar Rp599 Miliar ke Keluarga Korban Kecelakaan 737 MAX

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal