Krisis Listrik Makin Gawat, China Bakal Impor Batubara dari Indonesia

Anggie Ariesta
Ilustrasi krisis listrik di China. (dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Krisis listrik di China semakin gawat, bahkan telah masuk kategori darurat akibat minimnya persediaan batubara. Terkait dengan itu, pemerintah daerah di wilayah Timur laut China, memutuskan akan membuka keran impor batubara dari sejumlah negara, termasuk Indonesia.  

Gubernur Provinsi Jilin, wilayah Timur Laut China, Han Jun, berjanji untuk meningkatkan jumlah batubara yang digunakan untuk memastikan pasokan listrik lokal dengan berbagai langkah, termasuk melepaskan lebih banyak produksi batubara domestik dan memperbesar skala impor.

"Selain mengamankan pasokan batubara lintas provinsi dari Daerah Otonomi Mongolia Dalam, semua langkah yang diperlukan harus diambil untuk meningkatkan impor dari Rusia, Mongolia dan Indonesia," ujar Han Jun, seperti dikutip dari Global Times, Jumat (1/10/2021).

Menurut dia, pembelian batubara dari pasar dalam dan luar negeri akan didorong oleh kebijakan pendukung terkait dan lebih banyak fasilitas penyimpanan batubara akan dibangun.

Dia juga memerintahkan pembangkit listrik untuk mempertahankan pembangkit listrik yang stabil di semua biaya dan menetapkan pemenuhan penggunaan listrik perumahan sebagai prioritas mereka.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Bisnis
4 tahun lalu

China Dilanda Krisis Listrik, Lakukan Pemadaman di Pabrik hingga Rumah Warga

Nasional
1 jam lalu

Geram! Purbaya bakal Gerebek Perusahaan Baja China yang Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Internasional
15 jam lalu

Indonesia Resmi Jabat Presiden Dewan HAM PBB

Nasional
2 hari lalu

Prabowo Ingatkan Jajarannya Harus Paham Pasal 33 UUD 45: Kalau Tidak, Keluar Saja!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal