KSP: Ekonomi Indonesia Masih Stabil di Tengah Tekanan Global

Jeanny Aipassa
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Edy Priyono. (Foto: Istimewa)

Jika kondisi tersebut terus berkelanjutan, kata Edy, akan berdampak pada meningkatnya inflasi, penurunan daya beli, dan menekan fiskal.

"Mengingat APBN harus lebih banyak menyediakan dukungan bantalan sosial bagi masyarakat, dan terakhir menekan pasar keuangan melalui pelemahan rupiah serta meningkatnya tingkat bunga pasar," kata Edy.

Menghadapi kondisi tersebut, pemerintah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, diantaranya melakukan diversifikasi tujuan ekspor maupun sumber impor dan mendorong penggunaan local currency settlement system (LCS) dalam transaksi ekspor impor, serta mendorong efisiensi dan pemulihan industri pengolahan.

"Pemerintah juga memperkuat perlindungan sosial ekonomi yang lebih tepat sasaran melalui reformasi subsidi dan pembenahan basis data," ujar Edy.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
11 hari lalu

Sektor Luar Negeri Diabaikan, Jangan Harap Ekonomi Tumbuh 7-8 Persen

16 hari lalu

Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,29 Persen, BPS Sebut Konsumsi dan Investasi Masih Kuat

17 hari lalu

Ekonomi RI Tumbuh 5,29 Persen di Kuartal II 2026, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Pendorong 

17 hari lalu

Breaking News: Ekonomi RI Tumbuh 5,29 Persen di Kuartal II 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal