Laba BRI Tembus Rp31,2 Triliun di Kuartal II 2026, Tumbuh 17,5 Persen

Anggie Ariesta
Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Hery Gunardi. (Foto: screenshot)

Total aset konsolidasi BRI mencapai Rp2.352 triliun atau tumbuh 11,7 persen yoy. Sementara penyaluran kredit meningkat 16,2 persen yoy menjadi Rp1.646 triliun.

Pertumbuhan kredit tersebut ditopang Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp1.581 triliun atau tumbuh 6,7 persen yoy.

Pertumbuhan bisnis juga mendorong Pendapatan Bunga Bersih atau Net Interest Income (NII) naik 9,9 persen yoy dari Rp73,3 triliun menjadi Rp80,5 triliun.

Pre-Provisioning Operating Profit (PPOP) BRI turut tumbuh 12,8 persen yoy menjadi Rp65,7 triliun.

Hery juga memaparkan kondisi industri perbankan nasional hingga pertengahan 2026 yang dinilai tetap solid dan resilien.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
6 hari lalu

Pabrik Tepung Telur dan Daging bakal Dibangun, Siapkan Ekosistem Peternakan Terintegrasi 

8 hari lalu

Danantara Merger 23 BUMN Kawasan Industri, bakal Jadi Terbesar di Asia Tenggara

9 hari lalu

Danantara Beri Bocoran Daftar BUMN yang Siap IPO di Bursa, Apa Saja?

10 hari lalu

Prabowo Puji Kinerja PT Timah, Dulu Rugi Kini Laba Naik 900 Persen dalam Setahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal