Libatkan Swasta, Jembatan Tol Batam-Bintan Akan Dikenai Tarif

Antara
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono. (Foto: Humas PUPR)

Jembatan ini, kata Yudha, dibagi dua bagian yaitu Batam-Tanjung Sauh sekitar 2.000 meter dan Tanjung Sauh-Bintan sekitar 5.000 meter, sehingga totalnya 7.000 meter. Untuk Batam-Tanjung Sauh akan dibangun pemerintah sementara Tanjung Sauh-Bintang akan dibangun investor melalui proses lelang.

Dengan keterlibatan investor, maka kendaraan yang lewat akan dikenakan tarif. Desain awal jembatan yang dibuat pada 2005 dan direvisi pada 2010 juga akan kembali diubah, termasuk lebar jembatan akan ditambah dari 28 meter menjadi 33 meter sesuai standar tol.

Jembatan Batam-Bintan akan mendukung pelabuhan peti kemas di Tanjung Sauh dan shelter-shelter di Pulau Bintan, sehingga juga diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi wilayah. Selain itu, jembatan ini diharapkan bisa meningkatkan konektivitas di Kepulauan Riau, dengan mengurangi waktu tempuh dan biaya transportasi orang dan barang.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Progres Pembangunan Masjid Raya IKN Tembus 98,4 Persen, Gibran: Siap Digunakan Idulfitri 2026

Nasional
1 bulan lalu

Finlandia-Uni Eropa Perkuat Implementasi Smart City di IKN, Ini Konsepnya 

Nasional
1 bulan lalu

MK Batalkan HGU IKN 190 Tahun, Kepala Otorita: Ahamdulillah Investor Belum Komplain

Nasional
2 bulan lalu

Otorita IKN Teken 6 Kontrak Proyek Tahap II, Pembangunan Jalan hingga Gedung DPR

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal